Selasa, 27 September 2011

Shoes oh shoes

Dulu, sepatu hanya berfungsi sebagai alas kaki. tetapi seiring waktu, sepatu bahkan mempunyai arti penting bagi penampilan seseorang dan akhirnya menjadi sebuah tuntutan hidup, terutama bagi para wanita. Seiring dengan perkembangan fashion pula, jenis sepatu untuk kaum hawa ini pun semakin beragam. If you a shoe addict, i'm sure you've to read this :))

Open Toe & Peep Toe Shoes
Peep Toe Shoes memiliki lubang pada bagian depan sepatu yang lebih kecil dibanding Open Toe Shoes. pada Peep Toe, biasanya hanya ibu jari dan jari tengah yang akan terlihat. Sedangkan pada Open Toe, keseluruhan jari si pemakai dapat terlihat. agar terlihat lebih cantik, pastikan jari kaki terawat bersih sebelum memakainya.

Flat Shoes
sepatu ini identik dengan wanita yang memiliki kepribadian simple dan casual. Flat Shoes sangat cocok untuk digunakan dengan baju model apapun.

Pump Shoes
Sepatu ini memiliki ujung yang cenderung bulat dan cocok bila dipakai bersama mini skirt.

French Heels Shoes
Identik dengan heels yang berukuran medium dan berbentuk kotak pada bagian bawah heels-nya. biasanya diciptakan dengan model tertutup.

Kitten Heels Shoes
Mirip dengan French Heels, hanya saja haknya jauh kebih pendek dan kecil, biasanya hanya berukuran 3 cm.

Wedge Shoes
Wedges termasuk the most comfortable shoe dibanding sepatu ber-heels lainnya. Sepatu ini menjadi outfit yang pas untuk hang out karena haknya yang tebal dan rata dari bagian jari ke bagian tumit sehingga tidak mudah lelah ketika memakainya.

Stiletto
Sepatu ini memiliki heels yang termasuk tinggi dan sangat tipis, tetapi efeknya adalah wanita terlihat elegan dan sexy ketika memakainya.

Platform Shoes


Platform bukanlah jenis heels tetapi merupakan bagian pada sol depan sepatu. Biasanya sol yang tebal ini dipadukan dengan wedges atau stiletto. Platform ini cocok dipadukan dengan bawahan apapun kecuali celana cargo.

Ankle Strap Shoes

Ciri khas pada sepatu ini ialah memiliki satu atau dua tali pada pergelangan kaki yang dapat dikencangkan. Ankle Strap ini cocok digunakan bagi yang memiliki kaki kurus dan panjang.


Mary Jane Shoes

Perbedaan dengan Ankle Strap, pada Mary Jane ini tali berada di bawah pergelangan kaki. Jenis sepatu ini dapat berupa flat atau pun ber-heels.

T-bar Shoes
Sepatu ini memiliki kemiripan dengan Ankle Strap ataupun Mary Jane, hanya saja tali pengikatnya memiliki bentuk seperti huruf T yang berada pada tengah pergelangan kaki.

The Mule
Biasa disebut dengan selop. Nyaman digunakan karena hanya tertutup pada jari kaki tetapi tidak pada tumit.

Sandals
identik dengan flip flop atau slipper. Seiring waktu, sandal dibuat makin beraneka ragam dan design-nya semakin cantik.

Sling Back Shoes
Terdapat dalam berbagai model pada bagian depannya, ciri khususnya adalah Sling Back ini memiliki tali pengikat pada belakang kaki.

Boots
Siapa yang tidak tahu jenis sepatu ini? sepatu yang modelnya ada yang hanya setengah kaki, sampai betis, bahkan ada yang setinggi lutut ini sebaiknya digunakan sesuai dengan cuaca yang sedang terjadi jika tidak ingin menjadi fashion victim.

Sport Shoes
 Sepatu yang lebih dikenal dengan nama sepatu kets ini biasanya digunakan untuk berolahraga.

"i'm a shoe addict and my addiction has worn off on thousands of woman"
-Lori Andre

Minggu, 18 September 2011

A good boyfriend

1. He surprises you with small gestures, even when it’s no special occasion.
2. He Notices when you get your hair done.
3. He stays up late nights to have deep conversations with you.
4. He sometimes gets jealous to let you know he cares about you.
5. He’s not overly possessive of you
6. He supports you and defends you in conflicts with others
7. He acts as your voice of reason, thinking as a logical second set of eyes.
8. He compliments you often and appreciates your efforts
9. He is honest about things with you
10. He shares his problems with you and seeks your opinion
11. He joins in on activities you love
12. He is mature enough to acknowledged his mistakes
13. He puts the toilet seat down after using it
14. He makes other girls jealous of you instead of making you jealous of other girls

how to get a good guy like on the list above?
remember, you’re not going to get a guy like this unless you prove yourself to be a girl like this.

Sabtu, 10 September 2011

kepo-ers

Mahasiswa Fikom (Fakultas Ilmu Komunikasi) pada hakikatnya harus dapat menjadi sumber berita bagi orang lain. Mereka harus up-to-date akan segala sesuatu hal yang terjadi di sekitarnya. Untuk menjadi seperti itu, mereka dituntut untuk selalu inisiatif memperhatikan hal-hal di sekelilingnya dan bergaul dengan siapa saja. Mencari, meneliti dan menggali lebih dalam tentang apapun dan siapapun.

Karena itu, jangan salahkan mahasiswa fikom jika mereka sangat KEPO, karena memang mereka dituntut untuk menjadi seperti itu :D 
hidup kepo! haha

Fyi, buat yang gak tau kepo.. itu adalah rasa penasaran atau ingin tahu seseorang terhadap hal-hal di sekitarnya. Contohnya, kalo lagi suka sama seseorang, pasti naluri kepo nya bakal keluar. cari tahu tentang orang itu di jejaring sosial, banyak tanya ke teman dekatnya, dll, itulah yang di sebut KEPO. yaaa sejenis lah sama STALKER ;)

p.s: kalo ada dosen yang baca postingan ini, mungkin bisa jadi ide baru untuk mereka bikin mata kuliah baru, Pengantar Ilmu Kepo.

Rabu, 24 Agustus 2011

slow but sure

kadang, ada beberapa hal di dunia ini yang jika dimulai dari NOL akan lebih maksimal hasilnya, dibanding dengan yang mendapatkannya dengan mudah dan instan.

Selasa, 23 Agustus 2011

the reason to smile

just to let you know, gue selalu nyempetin ngeliat foto-foto cowok ter-handsome sedunia (versi gue) kalo lagi bete, moody nya lagi keluar, atau lagi bosen. bahkan foto-foto ini gue jadiin wallpaper laptop HAHA, yes i'm a little freaker. gak penting sih, tapi terkadang ini penting! these are my mood-up maker :)

"When the dog bites, when the bee stings,
when I'm feeling sad,
I simply remember my favorite things,
and then I don't feel so bad"

-My Favourite Things (ost. The Sound of Music)

Ashton Kutcher

Zac Efron

Taylor Lautner

Mario Maurer
aww. speechless.

Senin, 22 Agustus 2011

don't judge a book by it's cover

mungkin tanpa kita sadari, sering banget nilai seseorang pertama kali hanya dari penampilan luar atau first impression aja, termasuk gue. Liat orang yang pendiam, pasti orang itu tertutup. padahal ternyata setelah kenal justru dia sangat terbuka dan friendly. liat orang berpenampilan aneh, langsung mikir kalo dia gak ngerti fashion atau dari keluarga yang kurang mampu. padahal siap sangka kalo dia ternyata memang orang yang sederhana, bahkan ternyata punya butik pribadi. Liat orang pecicilan, ketawa terus, langsung nge-judge kalo orang itu tukang cari perhatian dan otaknya "kosong'. ternyata setelah kenal, justru orang itu memang tipe yang gak pernah show-off masalah yang ada di dirinya, dan bahkan dia sangat smart!

ada satu cerita yang membuktikan bahwa memang kita tidak bisa menebak atau menilai sesuatu dengan tepat, hanya dari first impression-nya saja.


"Seorang wanita dengan mengenakan gaun motif kotak pudar dan suaminya yang mengenakan setelan tenunan usang turun dari kereta api di Boston. Dengan agak ragu mereka berjalan menuju kantor kepala sekolah (rektor) Harvard, bermaksud untuk menemui sang rektor walaupun tanpa janji terlebih dahulu. Sekretaris rektor mengerutkan keningnya melihat kelakuan mereka, dia berpikir, "kedua orang udik dan tidak terpelajar ini pasti tidak ada urusan di Harvard dan bahkan tidak pantas berada di Cambridge".


"Kami ingin bertemu dengan rektor", lelaki itu berkata dengan lembut kepada sang sekretaris.

"Beliau sibuk seharian ini" sang sekretaris menjawab.

"Kami akan menunggu." kali ini si wanita yang menjawab.

Selama empat jam mereka menunggu dan si sekretaris sepertinya tidak mengacuhkan mereka, dia berharap agar mereka bosan dan jadi berkecil hati hingga akhirnya pergi. Namun ternyata pasangan suami sitri tersebut tidak pergi-pergi sehingga membuat si sekretaris frustasi dan akhirnya memberitahu sang rektor tentang kedatangan mereka. "Mungkin jika anda menemui mereka barang beberapa menit mereka akan pergi." kata sekretaris kepada rektor. Dengan perasaan malas sang rektor pun akhirnya menemui mereka, dia berpikir bahwa orang sepenting dirinya tidak mempunyai waktu untuk menemui orang kampungan ini, tetapi ia ingin agar mereka cepat-cepat pergi dan tidak merusak pemandangan kantornya. Sang rektor memasang muka yang bermartabat dan berjalan dengan pongahnya menuju pasangan suami istri tersebut.

Wanita itu berkata kepadanya, "Kami memiliki seorang putra yang sekolah di Harvard selama satu tahun. Dia mencintai Harvard, dia bahagia di sini. Tapi sekitar setahun yang lalu, ia dibunuh. Saya dan suami saya ingin mendirikan tugu peringatan kepadanya di suatu tempat di kampus ". Sang rektor sama sekali tidak tersentuh oleh cerita wanita itu dia hanya terkejut mendengar pasangan suami istri ini ingin mendirikan tugu peringatan untuk mengenang anaknya.

"Nyonya, kami tidak bisa menaruh patung semua orang mati yang pernah sekolah di Harvard, kalau kami lakukan itu, tempat ini nantinya akan tmpak seperti pemakaman saja."

"Oh bukan begitu", kata si wanita, "kami tidak ingin membuat patung, kami hanya ingin membuat sebuah gedung untuk Harvard."

Sang rektor terkejut bukan main, dia pun berkata,"Sebuah gedung ya? tahukah anda berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah gedung?" dia bertanya dengan sinisnya kepada pasangan suami istri itu. "Kami sudah menghabiskan tujuh setengah juta dollar untuk pembangunan fisik Harvard saja." Sejenak wanita itu terdiam.

Sang rektor merasa senang, dia bisa membuat mereka pergi sekarang.

Si wanita memandang suaminya dan berbisik,"Segitukah biaya untuk membuat sebuah universitas? Kenapa kita tidak membuat universitas kita sendiri?" suaminya mengangguk.
Sang rektor hanya berdiri kebingungan.

Akhirnya Tuan dan Nyonya Leland Stanford pergi ke Palo Alto, California, dimana akhirnya mereka mendirikan universitas yang menggunakan nama mereka yaitu Universitas Stanford, sebagai kenangan terhadap putra mereka yang tidak dipedulikan oleh Universitas Harvard."

pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini adalah jangan pernah tertipu dengan keadaan 'luar', tapi coba deh untuk mulai menilai sesuatu dengan lebih dalam dan dari berbagai sudut pandang. Coba belajar untuk memahami sesuatu, jangan hanya melihat dari permukaannya saja. Ya, don't judge a book by it's cover.... termasuk dalam hal kalian menilai gue :))

Rabu, 01 Juni 2011

My stronger heart


I cannot explain. My heart just grew. But little did i know, i'd love you more each day.
Never stop thinking of you since the day we met. Everyday, everytime, everywhere, you always in my mind here. And yes, eventhough we're seperated by the distance and time.
I just love you, with my stronger heart..