Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 April 2014

Soulmate (?)

Tidak sebentar aku berkeliling
Telah banyak sudah yang kutemukan
Hingga detik ini aku percaya
Mencintai bukan sekadar kemungkinan
Aku lelah disakiti
Aku bosan mengecewakan
Terjebak di permainan sendiri
Aku ingin bebas dan dipulihkan
Cinta adalah perkara kesiapan
Keinginan telah lama butakan hati
Ini aku yang sekarang
Butuh membahagiakan tuk dibahagiakan
Siapakah yang telah Tuhan siapkan
Aku lebih dari memilih;
Menerima pilihan Tuhan
Sebab yang tepat itu dari-Nya
(Oleh: Zarry Hendrik)
...... Umur saya 22 tahun sekarang.
sebuah umur yang cukup untuk memikirkan sesuatu lebih jauh ke depan, bukan hanya tentang hari ini atau besok, bukan hanya tentang saya, tapi juga menyangkut pengaruhnya ke lingkungan sekitar saya. Permasalahan (baca: kegalauan) hidup yang dihadapi juga semakin kompleks. 
menyangkut akademis bukan lagi tentang harus kerjain tugas ini, wajib kerja kelompok dengan itu, belajar untuk uas besok, melainkan sekarang lebih kepada skripsi, target wisuda, kuliah lagi, kerja.
menyangkut ekonomi, bukan lagi tentang gimana caranya memenuhi kebutuhan printilan khas cewek dengan minta ke orangtua terus-terusan, tapi sekarang gimana caranya dpt uang tambahan selagi masih kuliah dan setelah lulus cari kerja yang pas di hati (dan pas di kantong).
menyangkut keluarga, bukan saatnya lagi untuk cuek ala anak ABG yang lebih mementingkan teman, tapi sekarang gimana caranya lebih dekat sama mereka dgn menunjukan perhatian, rasa khawatir, dan peduli dengan masalah yang ada di rumah.
menyangkut teman, hmmm rasanya bukan saatnya lagi untuk naif dan menganggap semua orang baik. tapi sekarang udah harus belajar membuka mata, mana yang benar-benar tulus ingin berteman, mana yang hanya ingin memanfaatkan. mana yang bisa dikategorikan sebagai sahabat, dan mana yang ternyata cukup dengan berteman saja.
diantara semua kegalauan saya ini, menyangkut love life (tetap) jadi masalah nomor 1. dan saat saya baca sebuah puisi dari Zarry Hendrik di atas, rasanyaaaa pengen naik ke atas Monas dan teriak "ANJIR KOK INI GUE BANGET!!" 
kalau boleh agak sedikit sombong, deretan cowok yang pernah ada di hidup saya mungkin sekarang udah mulai bisa dihitung pake jari kaki juga. sayangnya, yang berakhir bukan karena si cowoknya kecentilan hanya bisa dihitung pake jari di salah satu tangan aja. tragis memang, tapi setidaknya para cowok yang bisa dihitung pake jari tangan ini bisa bikin saya percaya bahwa masih ada cowok setia di dunia ini, hanya saja saat itu saya yang memang kurang sreg dan terpaksa mengecewakan mereka.
...... umur saya 22 tahun sekarang.
umur yang cukup jika galau menyangkut pasangan hidup. bukan lagi mencari status "pacaran". tapi udah saatnya pertimbangkan mencari status "calon pendamping hidup". bukan lagi mencari yang hanya ganteng atau orangtuanya kaya (ups!), tapi saatnya mencari yang tetek-bengek-bibit-bebet-bobot-A-to-Z-nya sesuai dengan keinginan dan disetujui oleh keluarga.
eh, saya gak bilang saya single kan?
ya, saya memang sudah memiliki seseorang dari sejak beberapa waktu lalu. menggambarkan dia secara simple, dia tipikal orang baik dan lurus. lebih rincinya.. dari sisi good things, dia sangat berkomitmen akan sesuatu, cerdas, hardworker, good-looking, gak ngerokok, punya sense of humor yang cukup dan paling penting sangat setia. but the bad things are.. keras kepala, kurang supel, egois, unromanticand the top of all, sangat ceroboh dan cuek.
dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya, dengan dia gaya berpacaran saya diubah habis-habisan. gak ada tuh yang namanya romantis-romantisan semisal ucapan selamat tidur, nanya udah makan atau belum, ucapan selamat berapa bulan, chat tiap waktu, atau bahkan ketemu tiap hari, nyaris gak ada. benar-benar seperti sahabat dan hanya komitmen kita yang sangat di jaga. "karena kita udah bukan anak remaja SMA lagi" begitu katanya. kaget sih di awal, tapi entah kenapa pada akhirnya saya cukup menikmatinya. menjalaninya ternyata lebih tanpa beban dan bisa lebih fokus dengan tujuan hidup saya sendiri.
tapi.... dengan nya bukan berarti saya tidak memiliki keraguan. entah lah, mungkin ini hanya sebuah syndrom-wanita-awal-20-an biasa atau memang saya yang overthinker. yang pasti, banyak faktor rasa takut mengenai hubungan ini yang sedang berusaha saya pahami. mungkin salah satunya karena didasari rasa lelah saya yang teramat besar akan mencari seseorang lain, menata hati lagi, memulai semuanya dari awal lagi. jadi merasa takut jika dengan dia bukan menjadi yang terakhir. benar kata Zary, yang ada di pikiran saya hanya "siapakah yang telah Tuhan siapkan?" apakah dia atau orang lain di luar sana? bisakah kita saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing? siapkah saya menerima keadaan jika dia bukan pilihan yang tepat? semua pertanyaan mengganggu itu berusaha saya pendam dan coba menasehati diri sendiri bahwa semua ini hanya soal waktu..
...... umur saya 22 tahun sekarang.
it's getting closer dari target umur married saya, 24 tahun. 2 tahun lagi untuk benar-benar yakin kalau dia adalah the right guy. deg-degan memang. gak tahu apakah bersama dia saat ini adalah pilihan yang tepat, atau hanya membuang-buang waktu dan mengecewakan saya serta orang-orang di sekitar saya. satu-satunya yang saya tahu, siapapun nanti seseorang yang berdiri di atas pelaminan bersama saya hingga nanti saat rambut kita sudah sama-sama memutih, merupakan pilihan yang memang tepat menurut-Nya.... :')


Senin, 08 April 2013

Time Management is a MUST

Sebuah artikel yang menarik dari Pak Wie Tjung Sudarma, Head of Recruitment & Placement Specialist PT Astra International, Tbk. Sengaja saya publikasikan dalam blog ini agar dapat dibaca sewaktu-waktu saya membutuhkan "pengingat" dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Maklum, saya termasuk orang yang sangat moody dan bisa dibilang sangat susah melakukan apa yang sudah ada dalam to-do-list saya. Semoga bermanfaat pula bagi kalian yang membuka blog saya dan membaca posting ini :)

Mungkin saudara sering mendengar teman-teman atau mungkin saudara sendiri mengalami kekurangan waktu. Sehingga tidak dapat menyelesaikan apa yang telah direncanakan/dijadwalkan, sesuai dengan yang diharapkan. Mengapa hal ini dihadapi oleh banyak orang. Apakah memang waktunya kurang ? Bila kita dan banyak orang mengalami masalah dengan kekurangan waktu, tetapi mengapa ada orang-orang tertentu yang memiliki jabatan penting dan kegiatan sangat banyak, tetapi justru dapat menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab utamanya dalam waktu yang tersedia, yaitu 24 jam.
Pasti ada sesuatu yang berbeda antara orang penting dan sibuk tetapi dapat menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab utamanya. Dibandingkan dengan mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan tugas utamanya pada waktu yang tersedia.
Dari beberapa artikel yang sempat saya baca dan dari beberapa diskusi yang pernah penulis lakukan. Saya menyimpulkan bahwa, keberhasilan orang sibuk dan penting tersebut menyelesaikan tugas-tugas utamanya adalah karena 2 hal, yaitu : pertama adalah karena kemampuan orang sibuk tersebut mengelola waktu dengan baik; Kedua, adalah bagaimana ybs mendelegasikan tugas-tugasnya.
Pada kesempatan ini, saya sengaja membatasi hanya menyinggung hal yang pertama saja, yaitu bagaimana mengelola waktu sehingga dapat menyelesaikan semua tugas penting (yang berkait dengan cita-cita/tujuan hidup) dengan menggunakan waktu yang tersedia.

Sebelum kita mulai membahas tentang pengelolaan waktu, saya berharap kita melihat terlebih dahulu hal berikut :

- Manusia dalam berperilaku, selalu merupakan hasil dari pilihannya.
Contoh : Saat saudara bangun pagi, saudara punya pilihan untuk langsung bangun, untuk kemudian sikat gigi, mandi, sarapan dan berangkat kuliah. Atau saudara bisa bermalas-malasan dahulu di tempat tidur sampai melihat berita pagi di TV, kemudian sarapan. Lalu mandi, sikat gigi dan berangkat ke kampus. Atau Bangun tidur tanpa mandi, kemudian berangkat ke kampus, dengan rencana mandi, sikat gigi dan sarapan di kampus.
Saya ingin menunjukkan pada saudara bahwa saudara dalam berperilaku, melakukan pilihan-pilihan yang dilakukan secara sadar atau tidak sadar. Dimana pilihan perilaku terhadap stimulus yang sama cenderung berulang, sehingga membentuk suatu pola tertentu, yang kemudian kita kenal dengan kebiasaan

- Dalam melakukan pilihan, saudara memiliki kebebasan penuh
Contoh : Seperti saat bangun pagi pada contoh di atas. Saudara bebas memilih perilaku apa saja, dan saudara bisa memulai yang mana saja. Walaupun orang tua saudara sudah mengingatkan untuk sarapan dahulu sebelum berangkat ke kampus, bisa saja saudara memutuskan untuk sarapan di kampus atau tidak sarapan sama sekali.
Sebenarnya saya ingin menekankan bahwa saudara memiliki kebebasan untuk berperilaku apa saja tanpa ada yang bisa memaksa atau melarang.

- Perilaku saudara dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu, hasil apa yang saudara dapat dengan perilaku tersebut dan kebutuhan yang ada pada saudara saat ini
Contoh : Bila saudara pernah punya pengalaman tidak enak dengan tidak sarapan pagi. Misalkan, karena tidak sarapan pagi maka saudara sakit perut di kampus. Saudara pernah beberapa kali mengalami hal ini. Dan saudara merasakan ketidaknyamanan karena masuk angin tersebut. Maka dapat dipastikan bahwa saudara akan mengupayakan untuk selalu sarapan pagi sebelum berangkat kampus. Bisa sarapan di rumah, di jalan atau di kampus.

Bila kita sudah sepakat dengan hal tersebut di atas, maka akan lebih mudah bagi saudara dalam mengelola apa yang harus dilakukan.
Sekarang, lakukan beberapa langkah berikut, sehingga nantinya saudara akan lebih mudah dalam melakukan pemilihan perilaku :

1. Identifikasi apa tujuan hidup (cita-cita) saudara
Identifikasi semua hal yang ingin saudara capai dalam hidup ini. Lalu tetapkan urutannya dari yang paling ingin saudara capai, sampai dengan yang paling kemudian. Yang paling ingin saudara capai berikan nomor urut satu, demikian seterusnya. Dari sedemikian banyak tujuan hidup yang ingin saudara capai, ambil maksimum 5 yang teratas sebagai tujuan hidup (cita-cita) saudara.

2. Identifikasi semua kegiatan yang saudara lakukan selama ini.
 
Yang memakan waktu 24 jam sehari dan 7 hari seminggu yang saudara punya. Lihat kegiatan rutin dan tidak rutin (berkala) yang ada. Termasuk waktu untuk makan, tidur, perjalanan, mandi & berias, menunggu, dan juga waktu main games atau bermalas-malasan, dll.
Setelah di dapat kegiatan tersebut, buat perkiraan tentang berapa jam diperlukan untuk masing-masing kegiatan.

3. Buat matriks untuk kedua hal di atas.

Beri tanda silang pada sel yang merupakan irisan dari cita-cita saudara dengan kegiatan yang saudara lakukan.

4. Hitung berapa waktu yang saudara habiskan untuk kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan secara langsung dengan tujuan hidup saudara.
Periksa keseimbangan pengalokasian waktu yang ada, apakah waktu saudara terlalu banyak pada kegiatan-kegiatan yang menyokong pencapaian cita-cita yang satu dari pada yang lainnya. Apabila memang terjadi ketidakseimbangan pengalokasian waktu, maka saudara harus merencanakan pengalokasian yang lebih berimbang.

Apabila saudara sudah mengatur sedemikian rupa sehingga komposisi pengalokasian waktunya sudah berimbang, maka langkah berikut adalah bagaimana saudara dapat mendisiplin diri dalam melakukan kegiatan. Bila saudara ingin agar dapat menghabiskan waktu secara efektif untuk mencapai tujuan hidup saudara, maka saudara perlu merencanakan hari yang akan saudara jalani setiap harinya.
Langkahnya sbb :

1. Alokasikan (secara tertulis) minimal 40% dari waktu saudara setiap hari untuk melakukan kegiatan yang berkaitan secara langsung dengan 5 cita-cita saudara yang teratas tadi.

2. Evaluasi setiap hari, tentang penyimpangan yang terjadi dan buat rencana perbaikan (secara tertulis)

3. Jangan menunda-nunda kegiatan tertentu dan usahakan agar saudara bisa ‘self starter’

4. Bila saudara mulai kehabisan energi/lelah, bayangkan 5 cita-cita yang sangat ingin saudara capai tersebut. Mudah-mudahan saudara akan mendapatkan tambahan ‘energi baru’

5. Bila langkah keempat tersebut di atas tidak membuat saudara bersemangat. Maka saudara harus meninjau ulang dari awal lagi, apakah benar kelima cita-cita tersebut adalah hal yang sangat saudara inginkan.

Demikian cara sederhana yang dapat saya sampaikan untuk dapat mengelola waktu secara efektif untuk mencapai tujuan hidup saudara. Jangan pernah menyerah, orang yang sangat berhasil pun pernah gagal. Jadi jangan takut untuk gagal, yang penting saudara terus tekun untuk memperbaiki diri dan bergerak ke arah cita-cita yang saudara idamkan tersebut. Tetap berusaha dan SEMANGAT.

Salam,
wietjung

Rabu, 03 April 2013

A Withered Tree?


Cinta itu seperti pohon. jika sudah besar dan kuat, akan membuat siapa pun merasa nyaman berlindung di bawahnya.
Mungkin keluarga burung yang memutuskan membuat sarang
sepasang tupai yang asik berloncatan dari ranting ke ranting
atau manusia yang membutuhkan tempat teduh saat hujan turun.

Untuk menumbuhkan sebuah pohon pun hanya bermodalkan ketelatenan dan kesabaran yang kuat. Jika media tanamnya tepat, akan dengan mudah muncul benih-benih segar.
Tapi terkadang dalam masa pertumbuhannya, pohon itu tidak tumbuh dengan sempurna.
Mungkin disebabkan pemilik yang setengah hati merawatnya
atau kesalahan penanaman yang tidak disadari sejak awal..

Apabila sudah terlanjur terjadi, pohon itu pun tidak dapat sepenuhnya dinikmati.
Mungkin tidak sehijau seperti seharusnya
mungkin banyak ulat, daun berlubang jadi tidak rindang
mungkin layu, pertumbuhan yang jadi melambat
atau..
mungkin nyaris mati. gersang.

Semoga sang pemilik tanaman dapat memulihkan pohon itu sebelum terlambat :(

Selasa, 26 Maret 2013

See you ON TOP!

Written by: Billy Boen (Founder & Mentor "Young On Top")

Seperti yang sudah saya sering sampaikan, bahwa motivasi sesungguhnya hanya ada di dalam diri sendiri. Makanya saya ngga percaya dengan yang namanya 'Motivator' dan saya selalu disetiap kesempatan menyampaikan bahwa saya hanya seorang Entrepreneur yang berbagi pengalaman (nyata), saya bukan motivator.

Setiap setelah tayangan "Young On Top" di Metro Tv (Sabtu pukul 15.30 WIB), selalu twitter saya ramai dengan mention-an, yang rata-rata bilang: "Tayangan tadi memotivasi saya, Mas. Terima Kasih."


Kalau menurut saya, mungkin yang dimaksud adalah: "Tayangan tadi menginspirasi saya, Mas. Terima Kasih."


Apa beda inspirasi dan motivasi? Kalau menurut saya, inspirasi itu ada di mana saja, kapan saja, dan bisa kita dapat dari siapa saja. Dari mana aja? Dari kepekaan kalian untuk:

- membaca; buku, majalah, koran, blog, Google, Twitter (follow akun-akun Tv berita, majalah, koran)
- mendengar: radio
- menonton: Tv
- memperhatikan dengan kritis: di rumah, di kantor, di kampus, di bus, di dalam taxi, dll
- menghadiri: seminar, workshop, training, dll

Bedanya dengan motivasi, ya itu tadi: motivasi hanya ada di dalam diri kita sendiri. Saya bisa teriak-teriak di depan
kalian sambil bilang, "kamu PASTI bisa!", kalau kalian ngga mau ngelakuinnya.. ya ngga akan terjadi kan? Berarti, motivasi sesungguhnya untuk melakukan suatu hal adanya di mana? Ya di dalam diri kalian sendiri.

Jadi, kalau next time kalian lagi merasa 'down', ngga perlu nunggu di-'motivasi' oleh orang lain. Coba untuk memotivasi diri sendiri, gimana caranya? Dengan menyadari betul bahwa kalau kalian lagi 'down' dan ngga mencoba bangkit, ya sampai 1000 tahun kedepan kalian ngga akan keluar dari masalah yang kalian sedang hadapi.

Artikel ini menginspirasi saya, Mas. terima kasih.

Rabu, 13 Maret 2013

Early Old

Sejujurnya, saya tidak siap dengan dunia dewasa yang sebentar lagi akan saya hadapi. Dunia yang setahu saya penuh persaingan. Adu gengsi. Memiliki kehidupan yang terkotak-kotak. Penuh dengan kebohongan dan beban hidup. Tidak leluasa.

Sejujurnya, dengan umur saya yang sudah menginjak 20 tahun lebih ini, sifat childish masih melekat di diri saya. Bahkan bisa dibilang masih dominan.
Kenapa?
bukan saya tidak ingin berkembang, atau bahkan manja sekali pun. Saya hanya ingin memiliki pemikiran seperti anak kecil yang masih ingin mengenal dunia. Tidak mudah terusik oleh pola pemikiran rumit orang dewasa.
Bebas berimajinasi tanpa terbentur oleh realitas.
Bebas berkreasi dengan tanpa batas.
Bebas ekspresikan diri tanpa ada sautan protes.

Saya.. hanya seorang remaja biasa yang masih merindukan kebebasan masa muda.

Rabu, 05 Desember 2012

Not Enough

"Rasanya setiap hari terlalu singkat untuk semua hal-hal yang ingin aku pikirkan, semua jalan yang yang ingin aku jalani, semua buku yang ingin aku baca, dan semua teman-teman yang ingin aku temui"
  (John Burroughs)

Rabu, 14 November 2012

At the north of Java Island

Beberapa minggu lalu, saya berkesempatan untuk menjelajah beberapa pulau kecil di kepulauan seribu yang sekiranya memiliki nilai historical. Tapi yaa biasa deh, dasar anak muda.. kurang berminat mengikuti tour guide dan ngedengerin celotehannya, saya malah lebih tertarik untuk foto-foto sana-sini :D

Perjalanan yang di-package ala backpacker ini dimulai saat Subuh dari pasar pelelangan ikan Muara Angke, Jakarta Utara. Pulau Edam adalah pulau yang pertama kami kunjungi untuk melihat mercusuar dan kemudian membelah hutan yang tidak terlalu besar untuk sampai di benteng kecil bekas penjajah Belanda. Menuju ke pulau Cipir, Kelor dan Onrust yang terdapat taman Arkeologi dan bangunan bersejarah lainnya, kami melewati beberapa pulau-pulau di kepulauan seribu yang notabene sering dikunjungi wisatawan untuk berlibur. Hmmm mungkin di lain waktu saya berminat untuk menginap beberapa hari di pulau-pulau itu. It all look so peaceful..

Perumahan nelayan Muara Angke

This is it! "kapal pesiar" saya ;)
Tetap ingat Tuhan disela mencari sesuap nasi
Sudah terlihat dari kejauhan
Dermaga yang dikelilingi indahnya biru laut
eye catching!
Tangga hingga lantai 16
Melalui sela-sela jendela
Dibangun pada tahun 1879

Semoga akan tetap terjaga keasriannya
Martello Tower di Pulau Kelor
Pemecah ombak yang terlihat rapuh
Fungsi pulau Onrust zaman dahulu
Salah satu fasad bangunan di taman Arkeologi
Komplek pemakaman Belanda kecil
Pulau Bidadari
Mungkin mereka mau mengantar kepulangan kami?





Selasa, 17 April 2012

WOW!!

Semester 4.. semester yang paling banyak menyita waktu, uang, tenaga, pikiran. Apalagi 2 bulan ke depan ini.
Free time bukan lagi untuk tidur-tiduran and doing nothing. Begadang bukan lagi untuk lucu-lucuan. Sabtu Minggu bukan lagi untuk family time. Ke Bandung bukan lagi untuk jalan-jalan..
ohmygosh i love April, May, and June soooo much! *jedotin kepala*

p.s: Tapi sepertinya saya mulai bisa menyenangi situasi WOW seperti ini..

Selasa, 03 April 2012

Fake?

Ya, dunia ini memang selalu adil.
selalu ada hitam dan putih
salah dan benar
minus dan plus
sedih dan senang
jahat dan baik
fake friends dan true friends

Tapi saya tidak terlalu peduli dengan sisi "hitam" yang mungkin ada saat ini.
kenapa?
karena.... saya bahagia.
selama masih memiliki dia yang selalu membawa "nuansa putih", saya masih dapat merasakan kebahagiaan. terima kasih loh :)

Minggu, 25 Maret 2012

Lot of Questions

Kenapa saya baru benar-benar sadar sekarang kalau ternyata salah jurusan?
Selalu iri lihat anak-anak jurusan design dengan segala assignments mereka yang selalu bergaul dengan gunting, kertas, cat, imajinasi dan kreatifitas. sedangkan saya disini? berkutat dengan segala macam teori, presentasi, dan assignments analisis kasus yang setumpuk.

Kenapa saya baru benar-benar sadar sekarang kalau ternyata salah jurusan?
Sekuat apapun saya belajar dan serajin apapun ngerjain assignments, gak pernah dapet hasil yang memuaskan. selalu kalah dibanding teman-teman sejurusan yang bahkan lebih santai dari saya. bahkan tambah kesini, nilai saya malah cenderung menurun, entah kenapa.

Kenapa saya baru benar-benar sadar sekarang kalau ternyata salah jurusan?
Baru sadar dengan potensi yang ada di diri saya yang ternyata jauh lebih condong ke dunia art dan imagination dibanding dunia teoritis dan penuh dengan argumentation speech. passion saya, bakat saya, semua bertentangan dengan jurusan saya saat ini. really, jiwa saya bukan di jurusan ini!

Kenapa saya baru benar-benar sadar sekarang kalau ternyata salah jurusan?
Terlalu telat untuk pindah jurusan setelah 2 tahun kuliah di jurusan komunikasi ini. sayang umur, sayang waktu, sayang uang, dan orangtua saya yang memang gak mendukung saya untuk masuk ke jurusan design. "mau jadi apa kamu nanti?" selalu begitu kata mereka.

Kenapa saya baru benar-benar sadar sekarang kalau ternyata salah jurusan?
Ya, kenapa baru sekarang? kenapa gak dari dulu saja saya memaksakan kehendak untuk masuk ke design? kenapa dulu saya hanya pasrah saja nurutin kehendak mereka untuk masuk ke universitas negeri ini yang hanya berdasarkan akan gengsi? kenapa gak dari dulu saya berusaha tunjukan ke mereka tentang passion saya ini?

kenapa baru sekarang?

Kamis, 01 Maret 2012

My Black Coffee

Ya.. dia berambut ikal, berkulit hitam, berkacamata. Berbadan cukup tinggi, tidak gemuk, tapi juga tidak begitu kurus. Sekilas, gak ada yang spesial di dirinya. Saya pun biasa saja pada awalnya. Bahkan cenderung kurang "wah" untuk sebuah first impression. Tetapi setelah waktu mencoba mengajak saya untuk mengenalnya lebih jauh. Wow, there's so many unique thing on him.

Gak pernah terpikirkan untuk akhirnya dia jadi pasangan saya selanjutnya. Cara pdkt nya yang agresif dan terlalu terburu-buru, bikin ilfeel. Kadang dia juga sok tahu, kadang pemarah dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos tanpa mempedulikan siapa orangnya, kadang terlalu senang yang berapi-api sehingga jadi annoying, dan.. he have a black skin! maaf-maaf aja ya, tapi saya sebenarnya paling gak suka sama cowok tipe ini. Terkesan dekil dan gak bisa merawat diri sendiri..

But for the first time, saya gak terlalu mempedulikan fisik. Hey, coba bayangkan jadi saya. Kalian selama ini selalu mencoba mencari sosok orang yang semua sifat yang kalian harapkan ada padanya, tapi gak pernah bertemu satu orang pun yang seperti itu, selalu ada saja yang kurang pas. Sampai suatu saat kalian bertemu dengan orang yang secara "packaging" bertentangan dengan tipe kalian, tetapi segala sifat yang kalian cari selama ini ada di orang itu, nyaris semuanya! I bet, kalian pasti perlahan-lahan akan menghiraukan sisi outside-nya, dan mulai jatuh cinta dengan segala sisi di inside-nya..


Alam bawah sadar kita sebenarnya tahu bahwa hati seseorang memang jauh lebih penting dibanding fisik pada luarnya. Apalagi jika orang ini ternyata bisa mengajak kalian untuk jadi a better person, menghilangkan sifat childish kalian tanpa pernah menjudgenya secara langsung, menumbuhkan rasa optimis dan percaya diri tanpa terlihat menggurui, dan bisa membuka mata kalian untuk melihat hal lain di dunia ini dari sisi yang berbeda.

Ya.. dia memiliki hati yang mulia. punya sense of romance yang cukup tinggi, punya wawasan yang luas dan tipe visioner dengan jalan pemikiran yang jauh ke depan hingga ke bagian detail. Tapi di sisi lain pun dia bisa sangat humoris. entah kenapa setiap momen dan kejayusan yang dia lakukan bisa membuat saya merasa jadi orang paling hobi tertawa di dunia dan terlihat freak. Dia juga bisa mengatakan sesuatu yang sedang saya pikirkan atau melakukan keinginan yang belum saya bicarakan. Dan ini bukan hanya sekali atau dua kali loh, nyaris sering. Sampai terkadang saya merasa waswas dengan hal nyeleneh yang sedang saya pikirkan atau sesuatu yang sedang disembunyikan, karena takut dia dapat membaca pikiran saya. (yaa meskipun sampai sekarang dia belum mengakui punya kemampuan indra keenam atau semacamnya sih hehe)

hmmm.. jika bisa diandaikan, dia seperti secangkir kopi hitam bagi saya. Meskipun hitam dan kadang pahit, tetapi hanya orang tertentu dengan cita rasa tinggi saja yang dapat menemukan keunikan dan menyukai keharuman dari black coffee ini ♥

Minggu, 26 Februari 2012

Why you gotta be so mean?

You, with your words like knives and swords and weapons that you use against me
You have knocked me off my feet again got me feeling like I'm nothing
You, with your voice like nails on a chalkboard, calling me out when I'm wounded
You, pickin' on the weaker man

Well, you can take me down with just one single blow
But you don't know what you don't know

Someday I'll be living in a big old city
And all you're ever gonna be is mean
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean


Why you gotta be so mean?

You, with your switching sides and your walk-by lies and your humiliation
You, have pointed out my flaws again as if I don't already see them
I'll walk with my head down trying to block you out 'cause I'll never impress you
I just wanna feel okay again

I'll bet you got pushed around, somebody made you cold
But the cycle ends right now 'cause you can't lead me down that road
And you don't know what you don't know

Someday I'll be living in a big old city
And all you're ever gonna be is mean
Someday I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean

Why you gotta be so mean?

And I can see you years from now in a bar, talking over a football game
With that same big loud opinion but nobody's listening
Washed up and ranting about the same old bitter things
Drunk and grumbling on about how I can't sing

But all you are is mean
All you are is mean and a liar and pathetic and alone in life
And mean, and mean, and mean, and mean

But someday I'll be living in a big old city
And all you're ever gonna be is mean, yeah
Someday, I'll be big enough so you can't hit me
And all you're ever gonna be is mean

Why you gotta be so mean?

(by Taylor Swift)

Selasa, 14 Februari 2012

New Age, New Me

17 Januari kemarin usia gue bertambah. Gak ada yang berbeda dari birthday gue tahun-tahun sebelumnya. tetap ada mereka yang ngasih surprise, sahabat dan.... pacar baru haha, tetap ada ucapan selamat dari sms, bbm, facebook, twitter, tetep ada perayaan makan-makan bareng keluarga, semua tetap sama dan tetap unforgettable.

tapi ada yang berbeda di birthday gue kali ini. ya, usia gue sekarang udah bukan belasan lagi. usia yang menurut gue bukan usia remaja.dan di usia baru ini juga, bikin gue jadi sadar akan banyak hal..

20 tahun adalah saat gue sadar bahwa kehidupan dewasa tidak semenyenangkan yang gue kira..

20 tahun adalah saat gue merasa menyesal membuang-buang masa remaja gue dengan hanya jadi anak rumahan..

20 tahun adalah saat gue sadar harus mengurangi sifat yang paling dominan di diri gue.. childish.

20 tahun adalah saat gue harus belajar lebih sabar dalam hal menunggu. huft.

20 tahun adalah saat gue mulai malu untuk mengoleksi barang-barang bertema Spongebob lagi hahaha

20 tahun adalah saat gue mulai sangat merasa "nothing" dibanding teman-teman gue yang udah jauh lebih maju..

20 tahun adalah saat tanggung jawab dan keinisiatifan gue dituntut lebih tinggi oleh lingkungan sekitar..

20 tahun adalah saat gue mulai ngerasa gue harus lebih maju dibanding mereka dan memaksimalkan potensi yang ada di diri gue (on my own way, actually)

20 tahun adalah saat dimana gue mulai ngerasa malu untuk minta uang dan terlalu bergantung dengan orangtua..

20 tahun adalah saat dimana gue yakin bahwa IPK kuliah bukan segala-galanya dan masih banyak potensi yang gue miliki untuk bisa membuat orangtua gue bangga..

20 tahun adalah saat dimana gue yang punya prinsip 'ikuti saja kemana angin berhembus' ini harus tetap punya target dan mulai memetakan my future life..

20 tahun adalah saat gue sadar untuk mempersiapkan mental lebih besar agar bisa cepat "bangkit" ketika gue "terjatuh"

20 tahun adalah saat gue harus mulai serius mencari pasangan hidup..

dan yang paling penting di usia gue yang ke 20 tahun ini adalah..
ketika gue mulai menghargai kehidupan yang sedang gue jalani saat ini, happy or sad, good or bad..
termasuk kehadiran orang-orang di sekeliling gue, keluarga, teman-teman, pacar, bahkan orang yang gak suka sama gue.. thanks God i have them! :)

Minggu, 18 Desember 2011

True gold

"EMAS HANYA AKAN TERLIHAT SEPERTI KUNINGAN JIKA DITEMPATKAN PADA TEMPAT YANG SALAH"

Kamis, 15 Desember 2011

WOMANIZER

Akhir-akhir ini gue lagi banyak ketemu dan berinteraksi dengan womanizer. Baru sadar, ternyata banyak laki-laki womanizer di sekeliling gue, bahkan hampir setiap orang dari mereka, hanya kadarnya aja yang berbeda-beda. gue jadi penasaran dan berniat menyelidiki lebih jauh, apa sih ciri-ciri womanizer itu? dan seberapa bahaya mereka buat kita, kaum perempuan yang notabene mudah tekena rayuan gombal yang seringkali cara mereka jelas-jelas jerk banget dan udah basi, tapi (disadari atau tidak) kita tetap menyukainya :p

Setelah meneliti beberapa waktu, inilah beberapa hasil penelitian yang hanya didasarkan pada ke-soktahu-an gue. Jadi, boleh percaya boleh tidak kok! ;)

- Womanizer sangat baik kepada kaum perempuan. Entah dia hanya bermaksud baik atau memang mau tebar pesona, yang pasti dia sering berhasil membuat perempuan melting dengan segala perhatiannya. dan karena kebaikannya, para womanizer memiliki banyak teman perempuan, yang tentu saja dikarenakan keberhasilannya dalam mengambil simpati mereka.

- Karena kebaikannya pula, perlakuan para womanizer ke teman-teman perempuannya kadang sama baiknya dengan perlakuannya ke pasangannya, hingga terkadang bisa membuat salah paham orang-orang di sekelilingnya. terlebih lagi jika diketahui oleh pasangannya. jika dia kurang bisa mengerti dan mengontrol si womanizer, kemungkinan besar akan terjadi pertengkaran diantara mereka.

- Womanizer belum tentu playboy, tapi playboy sudah pasti womanizer. kenapa? karena womanizer pada dasarnya hanya berniat baik kepada perempuan, sedangkan playboy dari awal sudah tahu bahwa niatnya jahat tetapi tetap dilakukan kepada kaum perempuan. jadi, womanizer belum tentu laki-laki brengsek kok.

- Womanizer cenderung suka menyombongkan segala kelebihan yang ada di dirinya. entah itu harta kekayaannya (yang seringkali sebagian besar masih berasal dari orangtua), keahliannya dalam bidang tertentu, dan lain-lain. tetapi tidak semua dari mereka benar-benar to the point ketika sedang menjalankan aksinya. tak jarang mereka melakukannya secara terselubung, menyelipkan di sela-sela pembicaraan atau memamerkannya hanya dengan bahasa tubuh, dan dengan kadar yang berbeda-beda pula. tujuannya tentu saja untuk membuat kaum perempuan tambah terkagum-kagum dengan si womanizer ini.

- Womanizer sangat mencintai ibunya. sangat amat banget. ibunya adalah segala-galanya bagi dia bahkan melebihi semua wanita di kehidupannya, termasuk pacar atau istrinya. sekali ibunya berkata sesuatu, selalu dituruti sama womanizer ini. ya, bisa dibilang dia seolah jadi robot dadakan kalo udah berhadapan dengan ibunya. memang sih, ibu adalah orang nomor satu yg harus dihormati. tetapi segala sesuatu yang berlebihan itu gak baik kan? :)

- Kebanyakan dari womanizer termasuk cowok yang supel dan mudah bergaul dengan siapa saja, termasuk kaum perempuan. Mereka bukan termasuk cowok yang sok cool dan jual mahal. Mungkin inilah salah satu kelebihan womanizer. Mereka tidak memilih-milih teman dalam bergaul dengan lingkungan sekitarnya.

- Womanizer mempunyai teknik khusus yang efektif untuk membuat wanita tanpa sadar jadi membutuhkannya, kemudian menjadi bersimpati, lalu menyukainya, dan seterusnya. bahkan mungkin saking seringnya ia melakukan teknik terselubung itu, sering dia melakukannya tanpa bermaksud apa-apa.


Mungkin karena ke-soktahu-an gue yang begitu tinggi, sedikit banyak gue jadi mengetahui about these womanizer techniques haha. Dan itu menjadi keberuntungan kecil buat gue, untuk bisa lebih aware dalam menjaga hati ketika berdekatan dengan mereka.

Gak ada salahnya kita senang dengan perlakuan (sangat) baik yang mereka berikan. Tetapi yang harus diingat, jangan mudah terbawa suasana yang mereka ciptakan, daripada nanti terlanjur jatuh cinta dan akhirnya malah “jatuh” beneran hehe.

Untuk kaum perempuan yang mempunyai pasangan, baik pacar atau suami yang memiliki naluri womanizer, tenang saja.. mereka masih bisa dikatakan laki-laki yang setia kok, because he chooses you for a reason. Yang penting, jangan menyerah untuk selalu mengingatkannya kalau ia sudah mulai menebarkan womanizer techniques nya ke perempuan lain. Kalau tetap saling pengertian dan sabar, insyaAllah relationship berjalan lancar kok!

P.S : Maaf ya jika ada yang tersinggung dengan ke-soktahu-an yang ga tahu diri ini :D

Minggu, 27 November 2011

missing it all

kenapa akhir-akhir ini gue jadi sering keilangan sesuatu yang cukup penting di keseharian gue? berawal dari sebulan lalu 2 flashdisk andalan gue raib entah kemana. jatoh atau keselip dimana gue gak tau. disusul dengan seminggu lalu kura-kura peliharaan gue ilang. iyaaa, Sippi dan Sippo! kura-kura yang udah hampir setahun gue rawat. kura-kura dengan umur terlama dibanding kura-kura sebelum-sebelumnya yang cuma bertahan gak lebih dari sebulan, kura-kura yang punya cerita unforgetable dibalik alasan awal gue pelihara mereka.. dan sekarang mereka udah gak ada....
 his name is SIPPO
and she's SIPPI. yeah, bigger than Sippo
sunbathing time! :D

mereka kabur sewaktu gue jemur mereka di balkon dan ditaro dalam ember, padahal cuma gue tinggal ke dalam kamar 15 menit dan pas balik keadaan ember udah tumpah dan Sippi Sippo gak ada. tapi anehnya, gak ada jejak air mereka di lantai! aaah, gue curiga nih diambil sama orang, entah itu ibu penjaga kost yang saat itu lagi jemur baju juga, atau sama anak kost lain. sedih banget yang pasti :'''(

udah gak ada suara Sippi dan Sippo saat tempurung mereka kena dinding aquarium, percikan air saat mereka ngelakuin hobi mereka, terjun bebas dari batu besar ke air, dan gak ada lagi yang gigit jari gue saat gue kasih makan mereka. aquarium di pojok kamar kost gue itu sekarang kosong.. #galau

but, okaaay gue berusaha nerima kondisi ini.. hingga 2 hari lalu, tepanya pagi hari gue bangun dan sadar dompet gue gak ada! ohmygod dompet yang banyak kartu-kartu penting dan little items yang memorable itu gak ada di tas. gue bongkar seisi kamar, cari ke sudut-sudut ruang, sampe dicari ke kamar mandi juga, tapi hasilnya.. nihil. disini kekesalan gue tambah besar. kesal dengan kecerobohan gue yang gak berkurang sedikitpun. kesal dengan kelalaian gue menjaga barang-barang itu. 3 hal yang cukup berarti ini sekarang gak ada. tentu aja setelah sebelumnya 'sesuatu' yang jauh lebih berharga udah 'hilang' duluan..
so, how i can keep my happy face in this situation?